Polsek Berastagi Tangkap Dua Terduga Pelaku Pungli di Jalur Wisata Air Panas Doulu

Dalam dunia pariwisata, kenyamanan dan keamanan pengunjung adalah prioritas utama. Namun, di balik keindahan alam yang ditawarkan, sering kali muncul masalah yang mengganggu, salah satunya adalah praktik pungutan liar. Baru-baru ini, Polsek Berastagi menunjukkan komitmennya untuk memberantas pungli jalur wisata air panas Doulu dengan menangkap dua orang terduga pelaku. Kejadian ini mencerminkan upaya penegakan hukum yang serius untuk menjaga citra pariwisata Kabupaten Karo.
Penangkapan Terduga Pelaku Pungli
Di tengah malam yang tenang, pada tanggal 14 Juni 2026, Unit Reskrim Polsek Berastagi melakukan patroli rutin di kawasan wisata pemandian air panas di Desa Doulu, Kecamatan Berastagi. Dalam patroli tersebut, petugas menerima laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum tertentu. Informasi ini menjadi dasar bagi tim untuk melakukan tindakan lebih lanjut.
Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung menuju jalur penghubung antara Desa Doulu dan Desa Semangat Gunung. Di sepanjang jalan itu, petugas melakukan pengawasan yang intensif untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan. Saat melakukan pemantauan, petugas mendapati dua pria yang berdiri di dekat sebuah warung, yang kemudian diketahui terlibat dalam kegiatan pungli.
Pengejaran dan Penangkapan
Ketika petugas turun dari kendaraan untuk melakukan pemeriksaan, kedua pria tersebut berusaha melarikan diri. Namun, berkat kecepatan dan ketangkasan tim, mereka berhasil ditangkap setelah dilakukan pengejaran singkat. Proses penangkapan ini menunjukkan ketegasan Polsek Berastagi dalam menanggapi laporan masyarakat dan memberantas pungutan liar di kawasan wisata.
- Identitas pelaku: SS (44) dari Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe.
- Identitas pelaku: ZS (32) dari Desa Doulu, Kecamatan Berastagi.
- Praktek pungli yang dilakukan: Meminta uang dari pengunjung untuk kepentingan pribadi.
- Tindakan lanjutan: Dibawa ke Mapolres Karo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
- Komitmen Polsek Berastagi: Memastikan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung.
Proses Interogasi dan Tindakan Hukum
Setelah penangkapan, kedua pria tersebut dibawa ke Mapolres Karo untuk menjalani proses interogasi lebih lanjut. Dalam pemeriksaan awal, mereka mengakui telah meminta sejumlah uang dari pengunjung pemandian air panas. Praktik ini jelas merugikan wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan alam dan relaksasi di kawasan tersebut.
Kapolsek Berastagi, AKP Henry D.B. Tobing, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir praktik pungutan liar yang merugikan masyarakat dan wisatawan. Ia menekankan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap siapa saja yang terlibat dalam pungli, terutama di area wisata, di mana citra positif pariwisata Kabupaten Karo harus dijaga.
Komitmen Menjaga Citra Pariwisata
Dalam pernyataannya, AKP Henry menyatakan, “Kami berkomitmen untuk mengambil tindakan tegas terhadap praktik pungli, yang tidak hanya merugikan pengunjung tetapi juga dapat merusak citra pariwisata Kabupaten Karo, yang merupakan salah satu kebanggaan masyarakat.” Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Polsek Berastagi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di kawasan wisata.
Selain itu, Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan wisata. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan setiap tindakan yang meresahkan, termasuk praktik pungli, agar pihak kepolisian dapat segera menindaklanjutinya.
Menjaga Keamanan Wisatawan
Keberadaan pungli di jalur wisata air panas Doulu bukan hanya berdampak pada pengunjung, tetapi juga pada industri pariwisata secara keseluruhan. Praktik ini dapat menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung, yang pada akhirnya akan mempengaruhi ekonomi lokal. Oleh karena itu, penegakan hukum yang tegas sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini.
Situasi di kawasan pemandian air panas Doulu saat ini dilaporkan aman dan kondusif setelah penangkapan kedua terduga pelaku. Penegakan hukum yang cepat dan efektif diharapkan dapat meningkatkan rasa aman bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat tersebut. Dengan demikian, citra positif pariwisata di Kabupaten Karo dapat terjaga dan semakin berkembang.
Peran Masyarakat dalam Mencegah Pungli
Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi wisatawan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil oleh masyarakat untuk membantu mencegah praktik pungli:
- Melaporkan setiap tindakan mencurigakan kepada pihak berwenang.
- Memberikan edukasi kepada wisatawan tentang hak-hak mereka.
- Berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan kawasan wisata.
- Mendorong transparansi dalam setiap transaksi yang terjadi di area wisata.
- Menjalin kerja sama dengan pengelola tempat wisata untuk menciptakan pengalaman yang positif bagi pengunjung.
Harapan untuk Masa Depan Pariwisata Karo
Dengan penangkapan dua terduga pelaku pungli di jalur wisata air panas Doulu, diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam memberantas praktik-praktik merugikan yang dapat mencederai industri pariwisata. Komitmen Polsek Berastagi dan dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi wisatawan.
Keberhasilan dalam memberantas pungli akan membawa dampak positif tidak hanya bagi wisatawan, tetapi juga bagi masyarakat lokal yang bergantung pada sektor pariwisata. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan integritas, Kabupaten Karo dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan aman di masa depan.
Seiring dengan upaya bersama dalam menjaga pariwisata, diharapkan kawasan wisata pemandian air panas Doulu akan terus berkembang dan menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Mari kita jaga bersama keindahan dan kenyamanan pariwisata di Kabupaten Karo agar tetap bersinar di mata dunia.






