Hesti Haris Dorong Masyarakat Jambi untuk Menghidupkan Budaya Sholawat

Kehidupan yang damai dan penuh berkah sering kali menjadi harapan setiap individu dalam masyarakat. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut adalah dengan menghidupkan budaya sholawat. Hesti Haris, Ketua TP PKK Provinsi Jambi, berupaya untuk mengajak masyarakat Jambi agar menjadikan sholawat sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Ia percaya bahwa sholawat bukan hanya sekadar amalan ibadah, melainkan juga sebagai media untuk memperkuat akhlak, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta menciptakan keharmonisan dalam masyarakat.
Gerakan Jambi Bersholawat
Ajakan ini disampaikan oleh Hesti Haris dalam acara Sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat. Dalam kesempatan tersebut, ia juga melakukan supervisi evaluasi terhadap Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada hari Kamis, 11 Juni 2026.
Selama sambutannya, Hesti memberikan apresiasi yang tinggi terhadap peran ulama, tokoh agama, dan masyarakat yang selama ini berkontribusi dalam menjaga dan memelihara nilai-nilai keislaman di Tanjung Jabung Barat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara berbagai elemen ini untuk memperkuat persatuan di masyarakat.
Peran Ulama dan Masyarakat
“Saya mengetahui bahwa di Tanjung Jabung Barat terdapat banyak ulama dan kiai yang berpengaruh. Ini adalah kekuatan besar untuk mempererat persatuan antara ulama, umara, dan umat melalui dzikir serta sholawat bersama,” tegas Hesti. Ia berharap bahwa melalui kegiatan sholawat, masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih dalam kehidupan sehari-hari.
Hesti juga mengungkapkan bahwa Gerakan Jambi Bersholawat harus ditanamkan sebagai budaya yang dimulai dari lingkungan keluarga. Dari keluarga, diharapkan gerakan ini dapat meluas ke sekolah, masjid, instansi pemerintah, dan akhirnya ke masyarakat luas.
Keutamaan Membaca Sholawat
Menurut Hesti, memperbanyak sholawat memiliki berbagai keutamaan yang luar biasa. Beberapa manfaat dari amalan ini antara lain:
- Mendapatkan rahmat Allah SWT
- Memperoleh syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat
- Mendapatkan pengampunan dosa
- Mewujudkan ketenangan dalam hidup
- Memberikan keberkahan dalam rezeki
“Sholawat adalah bentuk cinta kepada Rasulullah SAW. Amalan yang dilakukan secara istiqamah akan membawa ketenangan hati, keberkahan rezeki, dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Hesti. Ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan diri membaca sholawat setelah adzan, pada hari Jumat, dan dalam setiap kesempatan sebagai bagian dari ibadah yang perlu dijaga.
Sinergi dalam Masyarakat
Lebih lanjut, Hesti menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, organisasi keagamaan, dan masyarakat dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang dihadapi di lingkungan desa maupun kelurahan. Ia percaya bahwa dengan hati yang tenang melalui sholawat, berbagai masalah yang ada dapat diselesaikan dengan lebih baik.
“Insya Allah, dengan semangat kebersamaan dan melalui sholawat, kita semua dapat menghadapi tantangan dan menyelesaikan persoalan masyarakat,” katanya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran sholawat dalam memperkuat ikatan sosial dan spiritual masyarakat.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ir. H. Agus Sanusi, M.Si., juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap agar Gerakan Jambi Bersholawat dapat terus berlangsung dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Dukungan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendukung inisiatif yang positif dan membangun masyarakat yang lebih religius.
Dukungan dari TP PKK Kabupaten
Di kesempatan yang sama, Hj. Fadhilah Sadat, SH, selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menegaskan bahwa gerakan sholawat seharusnya tidak hanya dilaksanakan dalam acara seremonial, tetapi harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari umat Islam.
“Program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen TP PKK untuk mengembangkan budaya sholawat di berbagai lapisan masyarakat.
Inisiatif Tambahan dalam Masyarakat
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Jambi juga menyerahkan bantuan berupa Buku Panduan 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an kepada Ketua MUI Tanjung Jabung Barat. Ini merupakan langkah konkret untuk mendukung pendidikan agama di kalangan masyarakat. Selain itu, TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga menyerahkan Buku Kuliner Daerah sebagai bentuk apresiasi terhadap Ketua TP PKK Provinsi Jambi.
Dengan adanya berbagai inisiatif ini, diharapkan masyarakat Jambi dapat semakin dekat dengan budaya sholawat dan nilai-nilai keislaman. Hesti Haris dan berbagai pihak terkait berkomitmen untuk menjadikan sholawat sebagai bagian dari identitas dan budaya masyarakat yang lebih baik.
Melalui budaya sholawat, diharapkan masyarakat Jambi dapat merasakan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari mereka. Ini bukan hanya tentang memperbanyak ucapan sholawat, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai cinta, kedamaian, dan keberkahan dalam setiap aspek kehidupan.

