Polres Musi Rawas Inisiasi Program “BELIDA” untuk Ciptakan Pluralitas Keyakinan di 10 Gereja

Dalam rangka menyambut perayaan Hari Raya Paskah 2026, Polres Musi Rawas telah mengambil inisiatif yang luar biasa dengan meluncurkan program BELIDA (Bersih Lingkungan Dan Asri). Program ini bertujuan untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Melalui kegiatan kerja bakti yang dilakukan secara simultan di beberapa gereja, Polres Musi Rawas menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dan lingkungan. Pada Kamis, 2 April 2026, kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan personel kepolisian dan pengurus gereja setempat.
Inisiatif Polres Musi Rawas
Dipimpin oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., kegiatan ini juga melibatkan Wakapolres Kompol Hendri, S.H., serta pejabat utama lainnya. Mereka turun langsung ke lapangan untuk memastikan agar kegiatan berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan semangat gotong royong antara polisi dan masyarakat.
Fokus pada Sepuluh Gereja
Program BELIDA kali ini berfokus pada sepuluh gereja yang berada di berbagai kecamatan di wilayah hukum Polres Musi Rawas. Para Kapolsek juga berperan aktif dalam mengkoordinasikan personelnya untuk bekerja sama dengan pengurus gereja dalam membersihkan area sekitar. Beberapa gereja yang menjadi target pembersihan adalah:
- Gereja Santo Yusuf (Purwodadi)
- Gereja GPDI (Muara Lakitan)
- Gereja GKII, Sidang Jemaat Allah, dan GKSBS (STL Ulu Terawas)
- Gereja GPIB (BTS Ulu Cecar)
- Gereja Baptis Indonesia Ichthus (Tugumulyo)
- Gereja Santo Petrus (Jayaloka)
- Gereja Santa Yosef (Megang Sakti)
- Gereja Gekesia (Tuah Negeri)
Tindakan Pembersihan Menyeluruh
Kegiatan BELIDA ini mencakup pembersihan menyeluruh di gereja-gereja yang terlibat. Kegiatan tersebut meliputi menyapu halaman, merapikan akses jalan menuju gereja, mengepel area dalam rumah ibadah, dan menata kursi jemaat agar terlihat rapi dan bersih. Semua ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi jemaat yang akan melaksanakan Misa Paskah.
Dukungan Terhadap Program Nasional
Kapolres Musi Rawas menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan polisi terhadap Program Nasional Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Ini juga merupakan langkah kongkret dari program yang dicanangkan oleh Kapolda Sumsel. Melalui program BELIDA, Polres Musi Rawas berusaha untuk tidak hanya meningkatkan kebersihan, tetapi juga menciptakan interaksi yang lebih baik antara polisi dan masyarakat.
Menjalin Hubungan dengan Masyarakat
Selain memenuhi tujuan kebersihan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dalam hal ini, Polres Musi Rawas mengedepankan slogan BEDULUR (Berempati, Peduli, Tulus, dan Responsif) yang mencerminkan komitmen mereka untuk selalu dekat dengan masyarakat. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta kerjasama yang harmonis.
Tagline Kapolda Sumsel
Program BELIDA juga sejalan dengan tagline Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, yang mengajak semua pihak untuk bertanya, “#SUDAHKAHKITABERBUATBAIKHARIINI”. Ini adalah ajakan untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan aman.
Membangun Citras Positif Polri
Melalui aksi humanis ini, Polres Musi Rawas berharap untuk memperkuat citra positif Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dengan aktif terlibat dalam kegiatan sosial seperti ini, Polri berupaya untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Musi Rawas tetap terjaga, sejuk, damai, dan kondusif.
Dengan program BELIDA, Polres Musi Rawas tidak hanya berfokus pada aspek kebersihan, tetapi juga pada penguatan kerukunan antarumat beragama. Dalam situasi yang semakin kompleks, inisiatif seperti ini menjadi sangat penting untuk menjaga keharmonisan antar warganya. Diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain untuk melakukan aksi serupa, demi menciptakan lingkungan yang bersih dan aman bagi semua.